Showing posts with label Fotografi. Show all posts
Showing posts with label Fotografi. Show all posts

Sunday, 9 June 2013

Digital Camera


People always want the most convenience when it comes to trying to look for the newest devices. If it is convenient that it can offer, then it becomes something worth checking out. In terms of digital cameras, one that can print its own images will be something that is worth trying out. Actually, it is not something entirely new since there have been Polaroid cameras than can do such things. But those cameras were still not the digital type. But now there is a new option available with the 14MP Digital Polaroid Camera.
The 14MP Digital Polaroid Camera is a digital camera that can not only shoot photos but also print them. This new camera comes with a 14MP sensor, a 4x optical zoom, a 2.7-inch color LCD screen and saves files on an SD card with up to 32GB capacity. It also has the ability to capture video as well as audio aside from photos.
But what makes the 14MP Digital Polaroid Camera interesting is that it comes with its own built-in printer that allows the camera to print copies of the photos the device takes. It makes use of Zero Ink Technology to make this possible. The printer creates the photos using patented paper embedded with colored dye crystals. The photo prints that come out are smudge-proof, tear-proof as well as resistant to fading and moisture. The 14MP Digital Polaroid Camera is available at Hammacher Schlemmer for US$300.

Tuesday, 21 May 2013

Tips Teknik dan cara foto siluet pada saat sunset


World's Favorite Sport


Bagaimanakah cara menangkap foto seperti di atas? Ada beberapa teknik dan tips yang bisa anda coba untuk merekam gambar sebuah foto siluet (silhouette) pada saat sore hari di mana matahari akan tenggelam (sunset).

Perhatikan postur shape dan bentuk dari objek yang difoto

Postur dari objek yang difoto sangatlah penting dalam sebuah foto siluet. Karena yang akan kita tonjolkan dari foto siluet adalah bentuk dan lekukan tubuh dari sang model. Cobalah untuk memberikan arahan agar pose nya bisa menggambarkan garis tubuh dengan jelas. Bentuk dari siluet tersebut juga harus bisa menggambarkan apa yang sedang dilakukan oleh sang model. Seperti contoh di atas, sangatlah jelas bahwa objek sedang melakukan tendangan di udara ke sebuah bola.

Cara Memilih Kamera Digital


Menentukan harga kamera digital yang anda akan beli berikut adalah hal yang lumayan sulit. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan dengan matang, sebelum memutuskan kamera mana yang terbaik yang bisa anda dapatkan dengan budget demikian. Marilah kita diskusikan faktor2 tersebut, agar membantu anda mengambil keputusan yang tepat!

Merk

Harga kamera digital biasanya juga dipengaruhi oleh merk dari kamera tersebut. Tiga merk ternama yaitu Sony, Canon, dan Nikon adalah pemimpin di dunia kamera digital, dan tentunya harga kamera mereka tergolong lebih mahal dibanding merk lain seperti Fuji, Kodak, Olympus dan Samsung. Cara memilih merk atau brand yang tepat, biasanya dikhiasi dengan seseorang yang ingin memilih “agama” yang akan dipanutinya. Apakah anda ingin “beragama” Canon, atau Nikon?
kamera digital canon
Tiap2 merk mempunya keunggulan dan kejelekan masing2. Sebelum anda memutuskan merk apa yang anda akan terjuni, cobalah untuk meng-research mengenai merk tersebut. Yang paling penting adalah mengetahui apakah distributor merk tersebut aktif di kota anda. Apakah merk ini sering memasangkan iklan di koran maupun di baliho2 sekeliling kota? Anda juga butuh untuk bertanya kepada rekan2 anda yang sudah berpanut di aliran tersebut, mengenai pelayanan, garansi dan servis dari distributor itu. Dalam jangka panjang, mungkin anda harus melakukan servis, atau menukar sebuah komponen dari kamera anda melalui garansi, dan anda tentunya ingin pelayanan yang terbaik di kota anda.

Digital vs manual

Adau 2 pilihan setelah itu, apakah anda akan memilih kamera digital, atau kamera manual. Kamere manual adalah kamera yang menggunakan roll film untuk merekam gambar. Sedangkan kamera digital dapat merekam gambar secara digital ke dalam sebuah kartu memory. Ada berbagai macam keunggulan dari membeli sebuah kamera digital. Harga kamera digital sekarang sudah lah sangat terjangkau, namun kualitas, performance dan fungsi fungsi nya terus saja meningkat. Ini dikarenakan persaingan yang ketat di antara brand – brand kelas atas yang tentunya ingin mengdominasi pasar digital camera. Marilah kita kupas lebih dalam lagi, mengapa anda layak memikili sebuah kamera digital dibandingkan kamera manual:
  • Hasil bisa langsung dilihat. Ini tentunya keunggulan dari kamera digital yang paling utama, jika dibandingkan dengan tipe kamera lainnya. Sekali menjepret sebuah gambar, anda bisa langsung melihat hasil foto anda di layar LCD yang biasanya terletak di belakang kamera. Dengan demikian, anda bisa langsung melakukan perubahan jikala melakukan sebuah kesalahan pada exposure atau komposisi. Jika menggunakan amera manual yang menggunakan film, maka film tersebut harus diproses (cuci film) di lab profesional terlebih dahulu untuk melihat hasil bidikan anda. Kamera polaroid bisa menghasilkan sebuah cetakan secara instant, sesaat setelah menjepret, namun hasilnya kurang maksimal, dan harga per klik nya sangatlah tidak ekonomis.
  • Bisa menggunakan live view. Kamera digital dalam beberapa tahun terakhir ini, sebagian besar telah hadir dengan fitur ‘live view’. Fitur ini memungkinkan seorang fotografer untuk membidik dan mengatur komposisi gambar dengan melihat pada layar LCD kamera tersebut. Ada beberapa kamera seperti Canon EOS 60D, yang memiliki layar LCD yang mampu diubah letaknya. Fitur ini memudahkan sang fotografer untuk memotret dari sudut2 atau angle yang agak susah. Contohnya, jika ingin memotret dari sudut pandang “worm’s eye view”, di mana kamera itu sejajar dengan lantai, maka fotografer tidak perlu lagi harus melantai, namun dapat mengubah layar LCD nya ke arah atas, maka mempermudah fotografer tersebut untuk mengatur fokus dan komposisi.
  • Ekonomis. Harga kamera digital sangatlah kompetitif saat ini, namun sejalan dengan kemajuan teknologi, fitur2 dari kamera ini juga ikut berkembang. Dari segi ekonomis, kamera digital tak ada duanya. Tergantung dari besar memory yang anda gunakan, anda sekarang bisa merekam gambar yang sangat banyak tanpa perlu menyetor nya di komputer. Ini akan sangat memudahkan anda saat berpetualang di negeri lain, atau sekedar hunting photoshoot. Kartu memori sekarang sangatlah murah dan tidak gampang rusak, sehingga anda dapat membawa beberapa kartu untuk perjalanan anda, sehingga anda tidak perlu pusing memikirkan kekurangan memori lagi.
  • Praktis. Ukuran dari kamera digital sekarang, mulai dari yang paling kecil yaitu kamera poket hingga kamera digital SLR yang gede pun ada. Sekarang hampir semua HP pun dilengkapi oleh kamera digital. Dan dalam 6 bulan terakhir ini, pemain besar kamera digital yaitu Canon, Nikon, Sony dan Olympus telah mengeluarkan kamera digital “mirrorless”. Jenis kamera tanpa cermin ini ukurannya sama seperti kamera poket biasa, namun sanggup menghasilkan kualitas foto yang setara dengan kamera digital SLR (DSLR). Anda juga bisa mengganti lensa2 nya, sama seperti pada sebuah DSLR.
  • Fungsi2 yang membantu mendapatkan sebuah foto yang sempurna. Satu lagi keunggulan dari sebuah kamera digital, yaitu fitur2 dan program2 yang terus saja diperbaharui untuk mempermudah pengambilan sebuah gambar yang ‘perfect’! Kamera digital sekarang telah dilengkapi dengan berbagai macam mode, yang dapat membantu mengukur pencahayaan yang tepat di setiap kondisi lighting yang berbeda2. Fungsi auto-focus nya juga sangat membantu untuk mendapatkan sebuah foto yang tajam pada titik fokus nya.
mode dan fungsi di kamera digital dslr

Tipe dari merk tersebut

Setelah anda telah memutuskan merk dan jenis dari kamera digital anda, selanjutnya anda akan disajikan dengan beberapa tipe yang disediakan oleh merk tersebut. Contohnya, pada merk/brandCANON, telah terbagi menjadi beberapa level.
  • Pemula – Canon EOS 1000D
  • Intermediate/amatir – Canon EOS 60D
  • Profesional – Canon EOS 5D, Canon EOS 6D
  • Tingkat tertinggi dari camera DSLR Canon, yaitu -  Canon EOS  1Dx
Jadi, tentukanlah level fotografi di mana anda berada saat ini. Jika anda hanyalah seorang pemula, memiliki Canon EOS 1Dx sangatlah ideal, namun banyak fungsi dan fitur2 dari kamera tersebut yang mungkin tidak anda perlukan. Sebaliknya jika anda seorang profesional, misalkan seorang fotografer wedding, biasanya membutuhkan sebuah kamera dgn fitur autofocus yang lebih cepat, dan megapixel yang lebih besar agar anda bisa menghasilkan cetakan kanvas yang besar untuk client anda.

Sesuai budget anda

Tentunya, level dari kamera sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh perusahaan pencipta. Umumnya, semakin tinggi levelnya, semakin mahal harganya. Nah, anda sendiri yang harus bisa menentukan budget yang anda bisa jangkau untuk membeli sebuah kamera digital. Silahkan menyimak di sini untuk mendapatkan harga kamera digital terbaru. Tapi ingatlah untuk tidak menghabiskan seluruh budget yang anda tetapkan hanya pada kamera saja. Anda masih harus menyisihkan budget untuk aksesori lainnya, seperti kartu memory, tas, flash dll.

DSLR atau poket

Ini yang sering membingungkan banyak konsumen kamera, memilih di antara membeli sebuah DSLR atau kamera poket. Sekarang, anda akan ditambah bingung lagi, dengan diterbitkannya mirrorless camera (atau kamera tanpa cermin). Kamera ini ukurannya mungil sama seperti sebuah kamera poket, namun kualitasnya tidak kalah dgn sebuah DSLR. Dan hampir semuanya datang dengan fitur yang bisa mengganti lensa juga.
Untuk membantu membuat keputusan ini, tentunya kita harus kembali lagi ke tujuan utama mengapa anda menggunakan kamera tersebut. Jika anda sedang ingin travelling atau jalan2 ke luar negeri, dan ingin membawa barang seminimal mungkin, maka kamera poket lah yang sebaiknya anda bawa. Jika anda kurang puas dengan fitur2 dan hasil yang diciptakan oleh kamera poket, cobalah pertimbangkan membeli kamera mirrorless. Namun, jika anda serius dengan fotografi anda, maka tidak ada salahnya membeli sebuah kamera DSLR.

Beli dengan lensa kit atau pisah?

Jika anda memutuskan untuk membeli sebuah kamera DSLR, sekarang ada pilihan lagi yang anda harus pertimbangkan. Kamera digital DSLR biasanya dipaketkan dengan “lensa kit”, atau lensa standard dengan harga yang ekonomis. Membeli kamera sepaket dengan lensanya pastinya akan lebih murah, namun anda belum tentu puas dengan lensa tersebut. Jika anda seorang pemula, tidak ada salahnya membeli paket tersebut, namun kemungkinan besar anda akan harus meng-invest lensa2 yang lainnya di kemudian hari.

Memang sangat banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli kamera digital mana yang akan dibeli. Semoga dengan artikel ini, akan dapat membantu anda mengambil keputusan yang tepat, dan mendapatkan kamera yang sesuai dengan kebutuhan anda. Salam fotografi!

Teknik Framing foto Landscape


Turning-circle on Nottingham canal
Moscow Sunset, through the Bridge (Explored)
lighting-up time


Tips cara pakai fokus manual untuk kamera digital dslr


Tips_Teknik_Foto_kamera_digital_dslr-1121
Pada topik ini, marilah kita berdiskusi mengenai fokus manual (atau manual focus). Ini adalah fungsi yang terletak di lensa anda, dan biasanya ada 2 pilihan seperti gambar di atas. AF adalah Auto Focus, atau fokus otomatis. Sedangkan MF adalah Manual Focus, atau fokus manual. Fungsi ini sangat jarang digunakan, dikarenakan kecanggihan sistem kamera digital jaman sekarang, yang mampu membantu seorang fotografer untuk mencapai fokus dengan cepat dan tepat sewaktu menggunakan AF. Namun, fokus manual masih ada kegunaannya, dan pentinglah untuk mengetahui saat yang tepat untuk menggunakannya.

Keterbatasan cahaya

AF sangatlah bergantung dengan adanya cahaya yang cukup. Apakah anda pernah kesulitan untuk fokus pada saat anda berusaha memotret dalam keadaan yang gelap? Inilah waktunya untuk menggunakan manual fokus.

Ingin memotret sebuah objek yang polos

Fokus otomatis berfungsi dengan cara mencari sesuatu kontras dari objek tersebut. Jika ingin memotret sebuah objek yang polos, misalnya tembok putih yang polos, maka kamera akan sulit untuk mendapatkan fokus. Dengan meng-set lensa ke manual, dan mencari fokus lewat viewfinder dengan mata kita, maka akan tercapai fokus.

Objek yang bergerak dengan sangat cepat

Kadang seorang fotografer harus siap untuk menangkap momen2 penting yang terjadi dengan sangat cepat. Walaupun kamera digital (DSLR) saat ini sudah diperangkati dengan auto focus yang luar biasa cepatnya untuk mampu mencari fokus objek bergerak dengan cepat, tapi tetap saja kamera bisa meleset. Dengan menggunakan manual focus, kita bisa mengantisipasi gerakan objek kita. Contohnya dengan fokus secara manual ke daerah yang akan dilalui oleh objek tersebut, dan menekan tombol shutter pada saat objek tepat di dalam “depth of field” tersebut.
Detail kamera digital dslr
Semoga tutorial ini telah menginformasikan kiranya kapan waktu yang tepat untuk menggunakan MF atau fokus manual, agar mencapai fokus yang lebih baik dibanding dengan AF.Ada pertanyaan mengenai fokus manual? Silahkan berkomentar di bawah.

Tips cara memakai kamera DSLR secara manual


Teknik memakai mode Manual di kamera digital (DSLR)

Kamera digital atau DSLR saat ini sudah sangatlah canggih, dan banyak dari mereka yang menyediakan fungsi dan mode2 otomatis yang bisa mempermudah pengambilan gambar dengan pengaturan cahaya yang baik. Digital SLR sekarang datang dengan mode otomatis yang banyak dan beragam, dan tiap fungsi dapat mengantisipasi dan mencari pengukuran pencahayaan dengan tepat di setiap situasi yang berbeda2. Namun, tentu saja fungsi otomatis seharusnya tidak dapat mengalahkan insting dan pengukuran cahaya dari diri kita sendiri, agar kita bisa mencapai pencahayaan yang kita inginkan.
Marilah simak mode M atau Manual yang sakti ini, kiranya kapan waktu terbaik untuk menggunakannya, dan bagaimana cara terbaik untuk mencapai pencahayaan yang sempurna dengan mode ini.
mode dan fungsi di kamera digital dslr
Kapankah waktu yang tepat untuk menggunakan mode manual?
  • di mana pencahayaan pada lingkungan pemotretan sulit, dan fungsi otomatis dari kamera tidak dapat mengukur pencahayaan dengan benar. Biasanya terjadi pada situasi backlit, atau di mana cahaya utama dan sangat dominan searah dengan pandangan sang fotografer.
  • di mana sang fotografer ingin menjadi kreatif. Tidak semua foto itu harus diukur pada pencahayaan yang tepat. Kadang kala ada situasi di mana foto itu bagus nya jika over-exposed atau under-exposed.
  • di mana kontras dan jarak antara terang dan gelap sangatlah jauh berbeda. Situasi ini juga sangat sulit untuk diukur oleh kamera secara otomatis.

Sunday, 13 January 2013

Teknik Fotografer Peofesional

Saatnya kita menuju tingkat mahir dalam fotografi bak seorang fotografer profesional.  Oh ya, tulisan ini saya tujukan buat fotografer pemula loh, jadi musti suwon dulu nih ama fotografer profesional, permisiii… >.<
Pemahaman mengutak-atik exposure triangle adalah “rahasia besar” keahlian seorang fotografer profesional, untuk kamera manual maupun digital (kita fokus pada yang digital aja yahh…)
Exposure adalah jumlah cahaya yang masuk ke dalam medium fotografis kamera (negatif film pada kamera manual dan sensor gambar pada kamera digital) saat pengambilan gambar.
Apabila jumlah cahaya yang masuk ke medium fotografis terlalu banyak, foto menjadi terlalu terang istilahnya overexposure, apabila terlalu sedikit foto menjadi terlalu gelap istilahnya underexposure, dan apabila foto sesuai dengan yang kita inginkan disebut dengan optimal exposure. Exposure Value (EV) adalah angka yang digunakan untuk mengetahui jumlah cahaya yang masuk.
13389865962131149042
1. Underexposure (ajuskoto)

1338986677240132127
2. Optimal Exposure (ajuskoto)

1338986707740428968
3. Overexposure (ajuskoto)
Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi sedikit banyaknya jumlah cahaya yang masuk adalah Aperture, Shutter Speed dan ISO. Ketiga-tiganya saling terkait satu sama lain dan tidak dapat dipisah-pisahkan sehingga sering disebut dengan Exposure Triangle.
1338988990711889713
4. Exposure Triangle
Nah, yang paling kerennya lagi nih, kalau dah benar-benar nguasain ketiganya, bisa menciptakan foto-foto tricky yang dahsyat, seperti di bawah ini:
13389910511826461787
5. Sarah Lee

13389911431845546873
6. Sarah Lee

13389890971617343825
7. Irrigation Sprinklers-Bobby Haas

13389877882108833916
8. Slow Shutter Effect-Claude Sadik
Untuk menghasilkan foto-foto keq di atas mah butuh kamera digital yang beneran atuuhhh (baca: DSLR Pro) heheheh..
Slow jazz… kalau pembaca benar-benar minat fotografi, gampang koq memahami ketiga hal ini, saya yakin pembaca akan memahaminya setelah selesai membaca tulisan ini yang merupakan pijakan untuk meloncat lebih tinggi ke angkasa dunia fotografi, trust me it works ^,^
Exposure Triangle
1. Aperture


Aperture adalah lubang/lingkaran di bagian depan kamera yang bekerja sama dengan shutter (diapraghma) untuk mengontrol jumlah cahaya yang masuk pada sensor gambar. Semakin besar diameter lubangnya semakin besar pula cahaya yang masuk. Selain mengatur cahaya yang masuk, aperture juga berfungsi untuk mengatur Depth of Field (DoF) (hadehh apa pulak DoF nie…? sabar yaaa.. ^_^).


Simbol ukuran besar kecilnya aperture adalah f-number atau f-stops, semakin besar f-number berarti semakin kecil diameter lubang (gambar 9).

1338999687432402897
9. www.nikonusa.com


Depth of Field (DoF)


DoF biasanya diterjemahkan dengan ruang tajam. Maaf, coba ambil pensil atau benda kecil yang lain, pegang dan letakkan kira-kira 30 cm di depan mata. Sekali lagi maaf (soalnya saya nyuruh-nyuruh nih >.< ), sekarang belalakkan mata anda menatap pensil tersebut (kira-kira 3 detik), kemudian picingkan mata anda sambil terus menatap benda itu.


Saat anda membelalakkan mata anda “gambar yang terlihat mata” disebut dengan ruang tajam lebar, dan saat anda memicingkan mata anda gambar yang terlihat disebut ruang tajam sempit. Saat anda memicingkan mata pensil akan terlihat lebih tajam atau lebih fokus, ya kan? Nah, itulah yang dimaksud dengan DoF, gampang memahaminya kan? ^_^

1339004336234934105
10. Pengaruh Aperture pada Depth of Field


Kembali ke laptop…ehh… kamera, semakin kecil angka f-stops semakin tajam DoF-nya, dan sebaliknya (gambar10). Background gambar kuda sebelah kiri lebih kabur daripada gambar yang di sebelah kanan. Trik ini sangat baik untuk foto close-up dan makro.


Animasi Aperture Effect


2. Shutter Speed


Shutter speed biasanya diterjemahkan dengan kecepatan rana. Shutter speed berfungsi untuk mengatur berapa lama sensor gambar terekspos cahaya yang masuk dalam satuan detik. Trik freez effect (gambar 5 dan 6) menggunakan shutter speed yang sangat cepat. Gambar bilah helikopter sebelah kiri terlihat kabur pada shutter speed 1/100 detik, sedangkan gambar sebelah kanan bilah terlihat seakan-akan berhenti (Gambar 13).

1339001642908509104
11. Pengaruh Shutter Speed pada Foto


Animasi Shutter Speed


3. ISO


ISO (International Standard Organization) merupakan istilah yang digunakan untuk menentukan sensifitas sensor film pada kamera digital. Istilah ini berasal dari jaman kamera manual untuk menyebutkan sensifitas emulsi kimia film terhadap cahaya (ASA) dimana satuannya adalah ISO dalam angka tertentu, ISO 100, 200, 400, 800, 1600, 3200 hingga 6400, tidak tertutup kemungkinan akan bertambah lagi. Namun istilah ISO masih digunakan hingga di era digital.


Biasanya pengaturan nilai ISO digunakan untuk mengoptimalkan exsposure, apabila settingan aperture dan shutter speed belum memuaskan. Semakin tinggi nilai ISO, semakin tinggi pula sensifitasnya terhadap cahaya. Sayangnya semakin tinggi nilainya efek berpasir (grainy) pada gambar semakin jelas (Gambar 12). Settingan ISO penting dalam fotografi malam, atau objek yang berada di ruangan/lingkungan yang remang-remang.
1339005344971682843
12. Efek Berpasir pada Foto
Ok deh… cara cepat untuk benar-benar memahami ketiganya adalah praktek langsung. Ketahui tombol-tombol pengatur ketiganya. Catat masing-masing angka saat pengambilan foto pertama, ubah angka salah satu faktor misalnya angka ISO, ambil foto, ubah lagi, ambil lagi, demikian seterusnya untuk faktor aperture dan shutter speed. Jangan lupa memberikan nama khusus pada tiap-tiap foto sesuai dengan settingan angka, ntar malah kebingungan heheheh.
Sebenarnya catatan settingan telah ada pada file-file tersebut yang bisa terlihat pada LCD kamera atau komputer menggunakan software ACD See atau Photoshop. Kalau memang tau caranya, berarti gak perlu dicatet dong angka-angkanya saat pengambilan foto >.<
Kemudian amati angka-angka ketiga faktor tersebut dan perubahan-perubahan yang terjadi pada hasil foto. Dengan demikian akan mudah memahami pengaruh masing-masing faktor.

Catatan Pribadi:
Sebenarnya contoh-contoh gambar/foto di atas tidaklah terlalu sulit membuatnya, namun berhubungan saya belum punya DLSR hiks..hiks T_T
yahhh terpaksa deh minjam gambar dari website-website tersebut hehehe…
Semoga Bermanfaat. Jangan Lupa Ngevote yaa Dear Readers… ^_^