Showing posts with label Lifestyle. Show all posts
Showing posts with label Lifestyle. Show all posts

Monday, 10 June 2013

Punya Anak, Shakira Nikmati Peran Ganda

detail berita
BANYAK yang berubah saat seorang wanita menjadi ibu. Hal ini pun juga dialami oleh penyanyi cantik, Shakira.

Setelah melahirkan buah hati pertama beberapa waktu lalu, kehidupannya berubah. Namun, kekasih Gerard Pique mengaku tengah menikmati perannya sebagai ibu. Apalagi, dia juga bisa memberi ASI secara eksklusif pada putranya yang bernama Milan.

“Aku sedang menikmatinya, bagiku pengalaman hidup yang sangat berkesan adalah menyusui,"ujar Shakira dilansir Femalefirst.

"Aku sangat menyukainya dan tidak akan berhenti menyusui Milan hingga usianya cukup,"imbuhnya.

Kendati begitu, Shakira pun tak memungkiri kalau kariernya juga sangat penting. Meski berat harus menjalani peran ganda tersebut, namun hal itu bukan berarti menjadi beban. Justru, penyanyi 36 tahun itu menganggapnya sebagai tantangan yang harus dijalani.

"Aku juga punya karier. Sedikit stres itu pasti, karena aku tahu aku akan kembali ke panggung hiburan beberapa bulan setelah melahirkan," terangnya.

"Tapi aku tidak ingin komplain karena ini adalah tantangan, dan aku menikmati setiap menitnya,"tutupnya.


Designer Galliano says didn't mean anti-Semitic remarks

British designer John Galliano appears at the end of his Spring/Summer 2011 women's collection during Paris Fashion Week in this October 1, 2010 file photo. REUTERS/Benoit Tessier/Files(Reuters) - Disgraced fashion designer John Galliano, who was fired from his job at French fashion house Christian Dior after making anti-Semitic rants, says he is not a racist and has spent the past few years trying to atone for his words and actions.
In what is described as his first interview since the events in 2011, he told Vanity Fair magazine about his drinking and drug use leading up to his angry encounter with customers in a cafe in Paris.
"It's the worst thing I have said in my life, but I didn't mean it," Galliano said. "I have been trying to find out why that anger was directed at this race."
Despite his conviction for his remarks and being shunned by many in thefashion world, Galliano, 52, said although it may sound bizarre he is grateful for what happened.
"I have learned so much about myself. I have re-discovered that little boy who had the hunger to create, which I think I had lost. I am alive," he said.
Galliano had been one of the most celebrated fashion designers of his generation, creating well-received collections for Dior until his ouster.
A French court convicted him of making "public insults based on origin, religious affiliation, race or ethnicity" during two episodes in a Parisian cafe and gave him a suspended fine of 6,000 euros ($8,000), which he will have to pay only if he is convicted of a similar offence.
In a third incident, which was videotaped and made public, Galliano is shown taunting people in a cafe.
"When everyone came over to tell me I had done these terrible things, I was walking round and round and round not really knowing what had gone down," he explained.
Galliano said he slipped into drinking over time and would use alcohol to crash after completing his collections. But he never admitted he was an alcoholic because he thought he could control it.
Following his conviction, he was treated in a rehabilitation facility in Arizona and has been sober for more than two years.
Since his recovery Galliano designed the 1920's style gown for the 2011 wedding of British model Kate Moss. He also worked with New York-based fashion designer Oscar de la Renta for several weeks earlier this year.
Galliano was due to teach a master class at Parsons The New School for Design his year but the class the canceled.
For the past two years, he said he has been trying to make amends and to possibly return to work.

The latest issue of Vanity Fair will be available on newsstands on Thursday

Sunday, 9 June 2013

Rangkaian Perawatan Wajah Organik dari Sariayu

detail beritaWANITA dan kosmetik merupakan dua hal yang tak bisa dipisahkan. Namun, seberapa sehat dan alaminya produk yang Anda gunakan?

Hidup di kota besar, Anda tentu akrab dengan polusi dan kemacetan. Padahal, lingkungan yang tak sehat bisa membuat kesehatan dan kecantikan Anda terganggu.

Meningkatnya kesadaran masyarakat akan penggunaan produk kecantikan yang alami dan organik, mendorong Sariayu meluncurkan produk terbarunya. Satu rangkaian perawatan Solusi Organic Revolution Renewage bisa jadi pilihan bagi  Anda  yang mengutamakan kulit cantik dan peduli pada lingkungan.

"Kami sangat exicited me-launching Solusi Organic. Karena dari awal Sariayu lahir, kita berkomitmen untuk menggunakan produk berbasis alam. Dengan berkembangnya permintaan pasar yang semakin selektif, kami pun menghadirkan Solusi Organic Revolution Renewage," tutur Wulan Tilaar, Vice Chairwoman Martha Tilaar Group dalam acara yang berlangsung di Publo Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Juni 2013.

Uniknya, rangkaian produk Solusi Organic sudah terlebih dahulu diluncurkan di Singapura, satu tahun yang lalu.

"Kami adalah brand lokal kosmetik pertama yang me-launching produk organik. Pertama kali diluncurkan di Singapura, karena kami ingin tahu animo pasar di sana seperti apa. Hasilnya pun sangat memuaskan," sambungnya.

Kolaborasi minyak biji anggur dan licorice

Rangkaian produk Solusi Organic mengusung manfaat minyak biji anggur dan licorice. Minyak biji anggur organik diklaim mengandung senyawa yang 20 kali lipat  lebih kuat antioksidannya dibanding vitamin c dan E. Sehingga mencegah radikal bebas dan penuaan dini, serta berbagai efek buruk lain yang mengancam kecantikan Anda. Selain itu, organic licorice juga dapat membantu mencerahkan warna kulit.

Rangkaian produk perawatan kulit lengkap

Produk ini terdiri dari facial wash, facial scrub, face cleanser, face tonic, moisture lotion, serum, night cream, eye cream, sun protection, foundation, dan two way foundation. Line produk ini tersedia di seluruh Martha Tilaar Shop di Indonesia

Asyik Berkarier, Wanita ''Lupa'' Menikah

detail beritaSETIAP orang tentu berharap bisa memiliki kehidupan rumahtangga yang bahagia. Namun, kapankah saat uang tepat untuk memutuskan menikah?
 
Pertanyaan di atas sepertinya banyak menghantui pria dan wanita. Pendidikan yang baik, karier yang cemerlang tak lantas membuat orang yakin kapan waktu yang tepat untuk menikah. 
 
"Saya tahu banyak wanita karier di atas 35 tahun yang menyesal karena tak punya waktu untuk cinta," tutur Nancy Pina, pakar hubungan danmatchmaker.
 
Karier yang begitu menantang kerap membuat mereka terus terpacu dan seakan lupa unyuk menikah. "Mereka selalu percaya kalau masih banyak waktu. Setelahnya panik dan ingin langsung bertemu dengan seseorang yang serius," sambungnya.

Kebanyakan wanita seperti ini bukannya secara langsung menolak untuk menikah. "Mereka hanya berpikir tak punya waktu, dan menikah bukanlah goal-nya sekarang," imbuhnya seperti dilansir Your Tango. 
 
Karena perkawinan bukanlah prioritas, mereka pun cenderung tak ada aksi untuk mewujudkannya. 
 
"Hasilnya, orang seperti ini harus menjalani masa depan yang tak pernah mereka antisipasi. Masa depan yang sebelumnya mereka sia-siakan," tutupnya.

Cara Terbaik Hilangkan Rambut di Ketiak

detail beritaRAMBUT merupakan mahkota bagi wanita. Sayangnya kehadiran rambut di beberapa bagian tubuh justru dianggap dapat mengganggu penampilan.

Setiap wanita tentu ingin memiliki penampilan yang cantik dan memukau. Segala cara pun rela dilakukan guna mendapatkan tampilan yang diinginkan. Termasuk menghilangkan rambut di beberapa bagian tubuh yang dianggap mengganggu.  
Berikut ini cara terbaik untuk menghilangkan rambut yang tak diinginkan, sebagaimana dilansir Prevention. 
 
Ketiak 
 
Mencukur bulu ketiak di bawah shower merupakan cara termudah dan termurah yang bisa dilakukan. Rambut di ketiak tumbuh ke segala arah, jadi cukurlah ke arah atas dan bawah.
 
Kaki 

Waxing dipercaya sebagai cara terbaik menghilangkan rambut di kaki. Metode ini dapat digunakan pada rambut yang panjangnya paling tidak seperempat inchi. Pertumbuhannya juga cukup lambat dan baru terlihat setelah sekira empat minggu.
 
Bikini line 
 
Penanganan waxing profesional merupakan cara terbaik untuk menghilangkan rambut di area bikini line. "Untuk menghindari rasa sakit. jangan melakukan waxing di area yang terdapat varises, eksim, luka bakar," kata Tina Alster, MD, seorang dermatologis di Georgetown University Medical Center.

Pakai Kaus & Sandal Jepit, Chef Arnold Tetap Stylish


detail beritaBAGI seorang pesohor, gaya berbusana memang penting. Lantas, seperti apa gaya berbusana seorang Chef Arnold?

Pembawaan yang santai ditambah pesonanya yang memukau membuat Chef Arnold cepat dikenal. Gayanya yang kasual namun stylishjuga membuat dirinya banyak diidolakan kaum Hawa.

Namun anehnya, pria tampan ini justru mendeskripskikan gaya sehari-harinya dengan istilah yang unik.

"Gaya saya sehari-hari lebih gembel sih. Kadang-kadang hanya pakai sandal jepit dan kaus saja," tuturnya saat berkunjung ke redaksiOkezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa, 4 Juni 2013.

Gaya ini kerap dipilih Chef Arnold bukan tanpa alasan. "Soalnya sekarang jarang jalan-jalan atau ke mal, paling cuma ke studio saja," imbuhnya.

Kaus, celana panjang, celana pendek, serta sandal jepit atau sepatu, diakuinya sebagai item yang paling sering dipakai. Sementara dalam pemilihan warna busana, dia juga tak punya warna favorit.

"Yang penting percaya diri saja dan tidak pakai yang bolong-bolong," tutupnya.

Sejak Kecil, Dian Pelangi Sudah Buat Baju Sendiri

detail beritaSEBAGAI generasi muda, Dian terbilang sangat sukses. Tak heran jika desainer 22 tahun itu merupakan salah satu yang bisa menginspirasi orang lain.
 
Namun, kesuksesan yang diraih tentu saja terjadi berkat bantuan dari orang-orang di sekelilingnya.

"Saya juga enggak total bisa seperti ini. Sebenarnya lebih kepada meneruskan apa yang sudah dibangun oleh orangtua saya," ujarnya di Gallery Dian Pelangi, Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

"Meneruskan itu gampang yang susah itu memertahankannya. Jadi apa yang saya kerjakan bukan diri sendiri, tapi dengan keluarga," sambungnya.

Meski demikian, wanita kelahiran Palembang itu mengaku memang memiliki passion yang tinggi di dunia mode. Apalagi sejak kecil lulusan ESMOD itu memang sudah akrab dengan fesyen. Tak heran jika hal inipun membawa satu pondasi yang kuat dalam menjalani kariernya sebagai desainer.

"Dari kecil harus bikin baju sendiri, enggak boleh beli. Saya juga ikut bapak ke pabrik, disuruh melayani customer. Jadi ketika sudah besar saya akhirnya menemukan passion di sini, ditambah sekolah di SMK dan Esmod," tutupnya